8 Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Hambanya

www.azid45.web.id - 8 Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Hambanya. Assalamualaikum.wr.wb, pada kesempatan ini saya akan share hasil dari bacaan saya, kali ini tentang 8 cara Allah memberikan rezeki kepada hambanya. Mungkin dari semua manusia pasti sudah mengenal arti dari kata rezeki. Dimana rezeki secara umum dapat diartikan sebagai sebuah penghidupan yang bermanfaat bagi umat manusia yang berasal dari Tuhan, baik itu berupa anugrah maupun karunia. Sebagai umat Islam, tentu kita percaya bahwa sesungguhnya Allah telah mengatur rezeki kita, baik itu ketika lapang maupun ketika dalam keadaan sempit.

Dari penjelasan tersebut, Allah SWT juga sudah menjelaskan dalam firmannya Q.S al-Rum ayat 40 bahwsannya Dialah yang memberikan rezeki dan tidak ada sekutu baginya selain Allah. Dalam penjelasan ayat tersebut jelaslah bahwa kita sebagai umat manusia terutama umat Islam, senantiasa tidak boleh untuk menyekutukan Allah baik dari segi mencari rezeki "harta" maupun yang lainnya. Sering sekali kita sebagai umat manusia, kadang kala sudah tidak kuat atas cobaan yang diberikan oleh Allah kepada mereka, sehingga mereka mencari jalan pintas atas pemerolehan rezeki mereka baik melalui dukun, maupun jin agar mereka cepat mendapatkan rezeki "kekayaan harta". Dengan begiitu, hakikatnya mereka sudah putus asa dan tidak percaya lagi terhadap janji Allah kepada kita bahwa Allah sudah mengatur setiap rezeki kepada kita umat manusia. Disisi lain, Allah juga menjelaskan dalam firmannya dalam Q.S al-Dzariyat:56 bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu kita sebagai umat manusia tidaklah percaya dan memuja selain Allah SWT.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَكُمۡ ثُمَّ رَزَقَكُمۡ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يُحۡيِيكُمۡۖ هَلۡ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَفۡعَلُ مِن ذَٰلِكُم مِّن شَيۡءٖۚ سُبۡحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشۡرِكُونَ ٤٠
40. Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.

Lantas, bagaimana cara Allah untuk memberikan rezeki kepada para hambanya?. Pertanyaan tersebut sangat menarik, dan tentunya kita pasti bertanya-tanya, apakah memang ada cara agar kita memperoleh rezeki, atau cara Allah memberikan rezeki?. Pertanyaan tersebut setidaknya sudah terjawab dari berbagai ayat al-Qur'an, salah satunya adalah dalam ayat al-Qur'an terdapat 8 Cara Allah memberikan rezeki kepada hambanya, yaitu:

Pertama, Rezeki Yang Telah Dijamin. Pada point yang pertama ini, sejatinya secara tidak langsung setiap apa yang dibumi ini, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan, dan makhluk lainnya telah dijamin oleh Allah rezekinya. Dan pasti setiap rezeki yang diberikan oleh Allah adalah sesuai dengan kadar mereka. Hal tersebut sebagaimana yang Allah firmankan dalam Q.S Hud ayat 6.

۞وَمَا مِن دَآبَّةٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزۡقُهَا وَيَعۡلَمُ مُسۡتَقَرَّهَا وَمُسۡتَوۡدَعَهَاۚ كُلّٞ فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ ٦
6. Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)

Kedua, Rezeki Karena Usaha. Adapun sejatinya Allah sudah memberikan rezeki kepada hambanya dengan kadarnya masing-masing, kita juga bisa berupaya untuk memperoleh rezeki dengan cara berusaha semaksimal mungkin terhadap apa yang kita kerjakan. Dengan rasa bersungguh-sungguh dan tanggung jawab serta niat untuk memperoleh rezeki karena Allah maka secara tidak langsung Allah akan memberikan kepada kita dengan rezeki yang lebih karena usaha kita. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S al-Najm ayat 39.

 وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ٣٩
39. dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya

Ketiga, Rezeki karena Bersyukur. Selain berusaha, cara lain untuk memperoleh rezeki adalah dengan mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah atas apa saja yang diberikan oleh Allah kepada kita sebagai hamba. Dengan ungkapa rasa syukur tersebut maka sejatinya Allah akan menambah rezeki kita dan sebaliknya apabila kita tidak bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah kepada kita maka sejatinya kita sudah kufur terhadap-Nya oleh karenanya kita justru akan menadapat adzab yang pedih. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Ibrahim ayat 7.

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٞ ٧
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"

Keempat, Rezeki Tak Terduga. Cara selanjutnya selain sudah dijamin oleh Allah, bahwa Allah  juga memberikan  rezeki kepada kita dengan cara yang tidak terduga atau tak disangka-sangka. Hal tersebut terjadi karena keikhlasan dan rasa syukur kita kepada Allah terhadap apa saja yang sudah diberikan oleh-Nya kepada kita. Dengan keikhlasan dan rasa syukur tersebut akan menjadikan hamba sebagai orang yang bertaqwa, dan dengan ketaqwaan tersebut Allah akan menjadikan baginya jalan keluar setiap permasalahan yang dihadapinya dan akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Q.S al-Thalaq ayat 2-3.

فَإِذَا بَلَغۡنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمۡسِكُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٍ أَوۡ فَارِقُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٖ وَأَشۡهِدُواْ ذَوَيۡ عَدۡلٖ مِّنكُمۡ وَأَقِيمُواْ ٱلشَّهَٰدَةَ لِلَّهِۚ ذَٰلِكُمۡ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مَخۡرَجٗا ٢
وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَيۡءٖ قَدۡرٗا ٣
2. Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar
3. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu

Kelima, Rezeki Karena Istighfar. Cara selanjutnya adalah dengan beristighfar kepada Allah dari setiap kesalahan yang kita lalukan, baik itu karena kita kufur terhadap rezeki yang telah diberikan oleh Allah kepada kita maupun karena hati kita kurang merasa cukup atas rezeki yang sudah diberikan Allah kepada kita. Dengan berisighfar, sejatinya kita sudah mengakui atas segala kesalahan yang kita lakukan, dan sesungguhnya Allah maha pengampun bagi hamba--Nya yang meminta maaf atau beristighfar kepada-Nya. Dengan begitu allah akan menambahkan rezeki-Nya kepada kita. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Q.S Nuh ayat 10 dan 11
فَقُلۡتُ ٱسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّكُمۡ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارٗا ١٠
يُرۡسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيۡكُم مِّدۡرَارٗا ١١
10. maka aku katakan kepada mereka: ´Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun- 11. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat

Keenam, Rezeki Karena Menikah. Cara selanjutnya adalah dengan menikah, sejatinya dengan menikah selain kita sudah terbebas dari sebuah maksiat atau zina kita, Allah juga sudah berjanji kepada kita bahwa akan menambah rezeki bagi kita. Hal ini secara rasional, yang awalnya kita hanya sendirian menjadi berdua yaitu antara suami dan istri, oleh karenanya Allah menambahkan rezeki yang lebih sebab tentunya akan menjadi berat tatkala Allah memberikan ujian kepada mereka "yang sudah menikah". Hal tersebut sebagaimana dalam firman-Nya Q.S al-Nur ayat 32.

وَأَنكِحُواْ ٱلۡأَيَٰمَىٰ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنۡ عِبَادِكُمۡ وَإِمَآئِكُمۡۚ إِن يَكُونُواْ فُقَرَآءَ يُغۡنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ٣٢
32. Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui

Ketujuh, Rezeki Karena Anak. Selain kita menikah, juga saat kita mempunyai anak maka Allah akan menambahkan rezeki kita dengan rezeki yang lebih dari apa yang kita peroleh biasanya. Dengan memiliki anak, sejatinya tidak akan mengurangi rezeki kita, justru sebaliknya Allah akan menambahkan rezeki kita, oleh karena itu kita harus yakin dan percaya kepada Allah pasti Allah akan memberikan rezeki kepada kita dengan kadar yang kita butuhkan. Hal ini sebagaimana dalam firman Allah Q.S Al-Isra' ayat 31.

وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَوۡلَٰدَكُمۡ خَشۡيَةَ إِمۡلَٰقٖۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُهُمۡ وَإِيَّاكُمۡۚ إِنَّ قَتۡلَهُمۡ كَانَ خِطۡ‍ٔٗا كَبِيرٗا ٣١
31. Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar

Kedelapan, Rezeki Karena Bersedekah. Cara yang terakhir adalah dengan sedekah. Jika kita sebagai umat Islam bersedakah dengan memberikan sesuatu kepada orang yang tidak punya atau yang lebih membutuhkan baik itu berupa harta, pakian, makanan, maupun yang lainnya sejatinya kita sudah memberikan rezeki mereka yang dititipkan Allah kepada kita. Dengan begitu secara tidak langsung kita sudah menjalankan amanah yang diberikan oleh Allah kepada kita, sehingga kita berhak mendapatkan rezeki dari Allah dengan rezeki yang berlipat ganda. Sebagaimana dalam firman Allah Q.S al-Baqarah ayat 245

مَّن ذَا ٱلَّذِي يُقۡرِضُ ٱللَّهَ قَرۡضًا حَسَنٗا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضۡعَافٗا كَثِيرَةٗۚ وَٱللَّهُ يَقۡبِضُ وَيَبۡصُۜطُ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ٢٤٥
245. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan

Demikianlah 8 Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Hambanya. Semoga kita sebagai hamba yang selalu bertaqwa kepada-Nya, dan kita selalu dilipatgandakan rezeki kita. Amin ya rabbal alamin.

Artikel Lainnya

Disqus CommentClick HereHide

0 komentar untuk 8 Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Hambanya