Skip to main content

Recent Disqus

Click Here On Load Disqus

Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui

Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui
Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui

www.azid45.web.id - Apakah Anda mengetahui apa itu Litespeed Memcached? Mungkin istilah ini masih terdengar asing. Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwasannya Litespeed Memcached cukup penting dalam meningkatkan performa website.

Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai Litespeed Memcached baik secara definisi, fungsi, keuntungan jika menggunakannya, cara mengaktifkan, serta beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui.

Langsung saja berikut ini adalah 5 hal yang perlu Anda ketahui mengenai Litespeed Memcached.



Definisi Litespeed Memcached

Litespeed Memcached atau biasa disingkat dengan LSMCD merupakan sistem yang diciptakan untuk mendistribusikan cache dengan performa tinggi melalui file backed-share memory.

Sistem ini akan membantu untuk mempercepat dan mengefektifkan kinerja website dengan cara mengurangi beban pada database.

Dengan menggunakan Litespeed Memcached, maka kinerja cache akan jauh lebih optimal untuk meningkatkan performa website. Perlu Anda ketahui bahwa cache merupakan sistem yang berfungsi menyimpan data website pada browser.

Keunggulan Menggunakan Litespeed Memcached

Pada dasarnya sistem dari Litespeed Memcached memberikan beberapa keuntungan yang erat kaitannya dengan kinerja dan performa website yang Anda miliki.

Nah berikut ini adalah beberapa keuntungan yang akan didapatkan jika menggunakan Litespeed Memcached

High Availability

Keuntungan yang pertama adalah, jika server tidak dapat diakses secara tiba-tiba atau down, Anda masih bisa mendapatkan akses untuk melakukan pembaruan data.

Ini disebabkan Litespeed Memcached memberikan lebih dari satu akses server. Sehingga jika satu server bermasalah, Anda masih bisa menggunakan server yang lain.

Biasanya ada beberapa faktor penyebab server menjadi down, yakni ledakan jumlah pengunjung dalam satu waktu, DNS yang bermasalah, SPOF, masalah pada aplikasi atau plugin, bahkan aksi peretasan.

Pemisahan Data User

Kemudian Litespeed Memcached memungkinkan sistem melakukan pemisahan data terhadap user. Sehingga user dapat memiliki datanya sendiri di dalam repositori (penyimpanan perangkat lunak).

Dengan pemisahan data user tersebut, Anda akan lebih mudah untuk meningkatkan sistem keamanan data dan dapat mengambil kembali hak akses dari user.

Presistensi terhadap data

Menggunakan Litespeed Memcached dapat memberikan presistensi terhadap data. Artinya database tidak perlu disimpan dalam backend. Semua data yang masuk akan terhimpun dengan baik di LSMCD.

Cara Kerja Litespeed Memcached

Lalu seperti apakah cara kerja Litespeed Memcached dalam menjalankan fungsinya untuk mengoptimalkan kinerja website?

Perlu diketahui bahwasannya Litespeed Memcached memiliki 4 komponen utama yang memungkinkan client serta server dapat mengirimkan data ke dalam cache seefisien mungkin.

Komponen tersebut diantaranya client server, server software, client berbasis hashing algoritma, hingga LRU.

Setiap item dari komponen utama tersebut terdiri atas kunci, waktu kadaluarsa, hingga data mentah. Cara kerja dari Litespeed Memcached adalah sebagai berikut.

Pertama, client akan meminta potongan data yang telah dicek oleh sistem Memcached apakah tersedia di dalam penyimpanan cache. Kemudian dari sinilah terdapat 2 kemungkinan hasil yang didapat, antara lain :

  1. Data tersedia di dalam penyimpanan cache, maka langkah selanjutnya adalah data harus dikembalikan dari memcache tanpa harus melakukan pengecekan kembali dari database.
  2. Apabila data tidak tersedia dalam penyimpanan, Anda bisa membuat query database, mengambil serta menyimpan datanya pada memcache.

Apabila item dari komponen tersebut telah kadaluarsa, secara otomatis memcache melakukan update terhadap cache sehingga dapat dikirimkan ke client dalam versi yang terbaru.

Cara Mengaktifkan Litespeed Memcache

Selanjutnya Anda tentu perlu mengetahui bagaimana cara mengaktifkan Litespeed Memcached.

Anda bisa melakukan aktivasi dengan menggunakan plugin yang tersedia. Berikut ini caranya…

  • Masuk ke menu Plugin pada halaman Wordpress dan pilih Add New
  • Cari Plugin dengan mengetikkan di kolom search “Litespeed Cache”
  • Lakukan aktivasi terlebih dahulu.
  • Setelah selesai, Anda bisa masuk ke menu aplikasi.
  • Klik ‘Show Advanced Options’ berupa panel berwarna hijau yang ada di sebelah kanan.
    Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui
  • Pilih tab Advanced pada kumpulan tabel yang tersedia.
  • Lakukan konfigurasi terlebih dahulu dengan memperhatikan beberapa hal berikut :
    1. Setting object cache diubah terlebih dahulu menjadi ON.
    2. Object Method diubah menjadi ‘Memcached’
    3. Isikan kode Host menjadi ‘localhost’
    4. Port : 11211
    5. Anda bisa melakukan penyetingan yang lain sesuai dengan kebutuhan (optional).
    6. Jika telah selesai klik ‘save change’
Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui

Litespeed Memcached vs Redis, Mana yang Terbaik?

Berbicara mengenai sistem yang dapat mengoptimalkan kinerja website dengan baik maka pertanyaan pun muncul. Manakah yang terbaik antara Litespeed Memcached atau Redis.

Nah berikut ini adalah penjabaran yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan untuk Anda memilih antara keduanya…

Mengapa Harus Menggunakan Litespeed Memcached

Menggunakan Memcached sangat direkomendasikan terutama dalam hal menyimpan data yang lebih kecil dan bersifat statis.

Selain itu dalam penoperasian system, Memcached sangat simpel dan efisien. Satu hal yang membuat Memcached lebih unggul adalah dalam proses scaling.

Mengapa Harus Menggunakan Redis

Redis memiliki lima struktur data utama yang seluruhnya dapat dipilih. Selain itu Redis mampu melakukan proses lazy serta active evictions pada data, saat ruang yang diperlukan tersedia

Sementara Memcached hanya menyediakan lazy evictions saja

Kesimpulannya adalah jika dikomparasikan antara Litespeed Memcached serta Redis berdasarkan performa dan penggunaan memori, maka relatif sama. Sehingga antara keduanya dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Hanya saja Redis jauh bisa diandalkan untuk menjalankan aplikasi e-commerce, IOT, hingga real-time analytic.

Disisi lain, kinerja website bukan hanya diukur dari performanya saja melainkan layanan hosting yang Anda gunakan. Salah satu layanan web hosting terbaik dan murah ialah Domainesia.

Selain menyediakan layanan hosting, ada banyak sekali fitur-fitur yang bisa Anda nikmati seperti SSD yang super cepat, instant deploy untuk mengembangkan website dengan mudah, Cloud Backup, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menentukan sendiri nama domain yang diinginkan. Harganya pun sangat terjangkau, mulai Rp 32 ribu per bulannya Anda bisa menggunakan layanan hosting dengan berbagai fitur yang tersedia.

Apa Itu Litespeed Memcached? Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui

Jadi kembangkan website Anda sekarang juga bersama Domainesia. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa kunjungi halaman website resmi di domainesia.com

Penutup

Itulah penjelasan selengkapnya mengenai apa itu Litespeed Memcached. Sistem ini dapat digunakan untuk meningkatkan performa dan kinerja website secara efektif.

Kendati demikian, Anda perlu memperhatikan dengan seksama setiap cara serta aspek lainnya supaya sistem dapat berjalan dengan optimal.

PERHATIAN:Jika anda mendownload di blog ini, maka anda akan di redirect terlebih dahulu ke laman Short Safelink untuk keamanan blog. Oleh karena itu jika terjadi error 404 maka terjadi kesalahan dalam klik di laman redirect atau terjadi refresh laman redirect. Untuk mengatasinya anda bisa mengulang kembali klik file yang akan anda download di blog ini. Dan Jika anda ingin bertanya atau bantuan bisa kontak kami dengan Klik Disini atau nomor berikut 089677337414 - Terima kasih.
Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar