3 Jenis Pengukuran dalam Variabel Penelitian

3 Jenis Pengukuran dalam Variabel Penelitian

www.azid45.web.id - 3 jenis pengukuran dalam variabel penelitianDilihat dari jenis pengukuran dan urutannya, variabel dapat dibedakan menjadi 3 jenis: nominal, ordinal, dan interval.[1]

Pertama, Variabel nominal

Variabel nominal adalah variabel dimana tidak ada keharusan mengurutkan kategorinya. Peubahan penyusunan kategori variabel nominal tidak membawa perubahan makna yang berarti. Sebagai contoh, warga negara Indonesia dilihat dari sudut agama, penyusunan kategorinya dapat memenuhi berbagai cara: Agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha. Atau bisa juga seperti ini: Agama Hindu, Katolik, Protestan, Budha, dan seterusnya.

Kedua, Variabel ordinal

Variabel ordinal adalah variabel dimana kategorinya dapat diurutkan. Namun demikian, jarak antara satu kategori dengan kategori sesudah atau sebelumnya tidak sama sebagaimana halnya pada variabel interval. Misalnya sejumlah orang islam ditanya tetang sholat tahajud mereka, maka urutan kategori variabel tersebut sebagai berikut:

Ibadah sholat tahajud 

a. selalu
b. sering
c. kadang-kadang
d. jarang
e. tidak pernah

Ketiga, Variabel interval

Variabel interval adalah variabel yang kategorinya dapat diurutkan dan jarak antara satu kategori dengan kategori berikutnya dapat dihitung dengan tepat. Sebagai contoh sejumlah mahasiswa dilihat dari sudut IPK nya.

IPK. a. 3,01 – 4,00, b. 2,01 – 3,00, c. 1,01 – 2,00, d. 0,01 – 1,00

[1] Ibid,. 31-33
Buka Komentar Disqus

0 Response to "3 Jenis Pengukuran dalam Variabel Penelitian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel