Skip to main content

5 Hal Yang Harus Diperhatikan dalam Penyusunan Skala Penilaian

www.azid45.web.id - Skala menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap sesuatu hasil pertimbanganSkala menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap sesuatu hasil pertimbangan. Kita dapat menilai hampir segala sesuatu dengan skala. Dengan maksud agar pencatatannya dapat objektif maka penilaian terhadap penampilan atau penggambaran kepribadian seseorang disajikan dalam bentuk skala. Skala adalah alat untuk mengukur nilai, sikap, minat dan perhatian, yang disusun dalam bentuk pernyataan untuk dinilai oleh responden dan hasilnya dalam bentuk rentangan nilai sesuai dengan criteria yang ditentukan.

Skala penilaian mengukur penampilan atau perilaku orang lain oleh seseorang melalui pernyataan perilaku individu pada suatu kategori yang bermakna nilai. Titik atau ketagori diberi nilai rentangan mulai dari yang tertinggi sampai yang terendah. Rentangan nilai bisa dalam bentuk huruf (A, B, C, D), angka (4, 3, 2, 1), sedangkan rentangan kategori bisa tinggi, sedang, rendah, atau baik, sedang, kurang. Hal yang penting diperhatikan dalam skala penilaian adalah criteria skala nilai, yakni penjelasan operasional untuk setiap alternatif jawaban (A, B, C, D). Adanya kriteria yang jelas untuk setiap alternative jawaban akan mempermudah pemberian penilaian dan terhindar dari subjektivitas penilai. Tugas penilai hanya memberi tanda cek (V) dalam kolom rentangan nilai.

Skala nilai diatas bisa juga menggunakan kategori baik, sedang, dan kurang atau dengan angka 4, 3, 2, 1 bergantung pada keinginan penilai. Skala penilaian dapat menghasilkan data interval dalam bentuk skor nilai melalui jumlah skor yang diperoleh dari instrument. Dalam skala kategori, penilai bisa membuat rentangan yang lebih rinci misalnya baik sekali, baik, sedang, kurang, dan kurang sekali. Skala penilaian lebih tepat digunakan untuk mengukur suatu proses, misalnya proses mengajar pada guru, proses belajar pada siswa, atau hasil belajar dalam bentuk perilaku seperti keterampilan, hubungan sosial, dan cara memecahkan masalah. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan skala penilaian adalah sebagai berikut:[1]

1. Tentukan tujuan yang akan dicapai dari skala penilaian sehingga jelas apa yang harus dinilai.
2. Berdasaarkan tujuan tersebut, tentukan aspek atau variabel yang akan diungkap melalui instumen ini.
3. Tetapkan bentuk rentangan nilai yang akan digunakan.
4. Buatlah item-item pernyataan yang akan dinilai.
5. Ada baiknya menetapkan pedoman mengolah dan menafsirkan hasil yang diperolah dari penilaian.

Skala penilaian dalam pelaksanaannya dapat dilakukan oleh dua orang penilai lebih dalam menilai subjek yang sama.

Contoh Skala Nilai:
Penampilan Guru Mengajar

Nama guru: …………………… Bidang studi yang diajarkan: ………………………
No
Pernyataan
Skala nilai
A
B
C
D
1.
2.
3.
4.
5.
Penguasaan bahan pelajaran
Hubungan dengan siswa
Bahasa yang digunakan
Pemakaian metode dan alat bantu mengajar
Jawaban terhadap pertanyaan siswa
Keterangan:
A: baik sekali           C: cukup
B: Baik                     D: kurang
[1] Mirarami, Pembuatan dan Pengolahan Intrumen Evaluasi Bentuk Non-Tes, http://wordpress.com /2013/10/04.

PERHATIAN:Jika anda ingin bertanya atau bantuan bisa kontak kami
contact atau 089677337414 - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar
Close Disqus
Close Translate