Skip to main content

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif Dengan Judul Efektifitas Penerapan Buku Penghubung


Identifikasi masalah

  • Sekarang telah marak penggunaan buku penghubung di sekolah sebagai jembatan antara orang tua dan sekolah yang membicarakan kegiatan-kegiatan selama di sekolah.
  • Buku penghubung memiliki peranan dlam meningkatkan kedisiplinan peserta didik mengingta bahwa control antara orang tua serta pihak skolah selalu terjalin.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka rumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana penerapan buku penghubung peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo ?
2. Bagaimana kedisiplinan peserta didik di MA Darul Ulum Waru sidoarjo ?
3. Apakah penerapan buku peserta didik efektif dalam meningkatkan kedisiplinan di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo?

Tujuan Penelitian

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk :
1. Mengetahui penerapan buku peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo.
2. Mengetahui kedisiplinan peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo?
3. Mengetahui efektivitas penerapan buku peserta didik dalam meningkatkan kedisiplinan di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo?

Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian ini adalah :
Secara Teoritis :
  • Mengembangkan wawasan ilmu dan mendukung teori-teori yang sudah ada yang berkaitan dengan bidang kependidikan, terutama masalah proses belajar mengajar di sekolah dan sumber daya manusia.
  • Sebagai bahan acuan dan referensi pada penelitian sejenis yang dilakukan dimasa yang akan datang.
  • Sebagai dasar untuk mengadakan penelitian lebih lanjut dengan variabel yang lebih banyak.

Secara Praktis :
  • Guru sebagai motivator yang dapat mendorong peserta didik untuk belajar dengan cara yang seefektif mungkin dan membagi waktu dengan baik agar dapat belajar dengan sebaik-baiknya sehingga peserta didik dapat mencapai prestasi yang lebih baik.
  • Berguna untuk melatih dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki peneliti dalam melakukan penelitian.
  • Sebagai prasyarat karya tulis ilmiah untuk memenuhi program sarjana Strata Satu (S1) di fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Hipotesis Penelitian
Hipotesis Kerja (Ha) atau disebut hipotesis alternatif yang menyatakan hubungan antara variabel X dan variabel Y atau adanya perbedaan antara dua kelompok. Dalam penelitian ini hipotesis kerja (Ha) adalah ada keefektifan buku penghubung peserta didik dalam meningkatkan kedisiplinan di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo.
Hipotesis Nihil (Ho) atau Hipotesis yang sering juga disebut hipotesis statistik, karena biasanya dipakai dalam penelitian yang bersifat statistik yaitu diuji dengan perhitungan statistik. Hipotesis nol menyatakan tidak adanya hubungan antara dua variabel, atau tidak adanya pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Dalam penelitian ini hipotesis nihil (Ho) adalah tidak ada keefektifan buku penghubung peserta didik dalam meningkatkan kedisiplinan di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo.

Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian
1. Penerapan buku penghubung peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo .
2. Kedisiplinnan peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo.
3. Dalam penelitian ini yang dimaksud kedispilinan adalah ketaatan peserta didik terhadap aturan- aturan yang berlaku di MA Darul Ulum Waru.

Definisi Operasional

Efektivitas adalah ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesan), Manjur atau mujarab adalah dapat membawa hasil ; berhasil guna (tindakan)[1], Penerapan adalah proses, cara, perbuatan, pemanfaatan.[2]

Buku penghubung peserta didik adalah buku yang fungsinya sebagai jembatan para orang tua untuk mengetahui kegiatan- kegiatan yang dilakukan di sekolahan.

Kedisiplinan adalah suatu keadaan dimana sesuatu itu berada dalam keadaan tertib, teratur dan semestinya, serta tiada suatu pelanggaran secara langsung maupun tidak langsung.

Jadi efektivitas penerapan buku penghubung peserta didik terhadap kedisiplinan peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo adalah upaya untuk menjadikan peserta didik disiplin, baik dalam sebelum proses belajar mengajar atau sedang proses belajar mengajar dan sesudah proses belajar mengajar melalui buku penghubung peserta didik.

Metode Penelitian

Metode adalah suatu cara tentang bagaimana menyelidiki, mempelajari dan melaksanakan sesuatu cara sistematis, efektif dan terarah.[3]

Jenis Penelitian

Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research). Sifat penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang penyajian datanya berupa angka-angka dan menggunakan analisa statistik yang biasanya bertujuan untuk menunjukkan hubungan antar variabel, menguji teori dan mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediksi.[4]

Jenis dan Sumber Data

a. Jenis Data
Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif.
  • Data kualitatif, yaitu data yang disajikan dalam bentuk kata verbal, bukan dalam bentuk angka.[5] Dalam penelitian ini yang termasuk data kualitatif adalah gambaran umum lokasi penelitian, bentuk pelaksanaan pendidikan, serta bentuk penerapan buku penghubung peserta didik.
  • Data kuantitatif adalah jenis data yang dapat diukur atau dihitung secara langsung, yang berupa informasi atau penjelasan yang dinyatakan dengan bilangan atau berbentuk angka.[6] Dalam hal ini data kuantitatif yang diperlukan adalah jumlah peserta didik, serta data hasil angket, observasi, dan dokumentasi.

b. Sumber Data
Yang dimaksud dengan sumber data dalam penelitian, menurut Suharsimi Arikunto adalah subyek dari mana data dapat diperoleh.[7] Adapun sumber data terdiri dari dua macam:
  • Data Primer, data primer adalah data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti (atau petugasnya) dari sumber pertamanya.[8]
  • Dalam penelitian ini, data primer yang diperoleh oleh peneliti adalah hasil data tentang kedisiplinan peserta didik yang diambil dengan instrumen angket.
  • Data Sekunder, data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen resmi, buku-buku, hasil penelitian, yang berwujud laporan, buku uraian dan sebagainya.[9]
  • Data sekunder yang diperoleh penulis adalah data yang diperoleh langsung dari pihak-pihak yang berkaitan.

Variabel Penelitian

Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian. Sering pula dinyatakan variabel penelitian sebagai faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala yang akan diteliti.[10] Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto variabel diartikan sebagai obyek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.[11] Berdasarkan pengertian diatas, maka dalam penelitian ini berlaku dua variabel yang menjadi obyek penelitian yaitu:
  • Variabel bebas atau Independent variable (variabel X) yaitu variabel yang mempengaruhi dan mempunyai suatu hubungan dengan variabel yang lain. Independent variable pada penelitian ini adalah Buku penghubung peserta didik.
  • Variabel terikat atau Dependent variable (variabel Y) yaitu variabel yang menjadi akibat dari variabel bebas. Dependent variabel pada penelitian ini adalah kedisipilinan sebagai variabel terikat.

Populasi dan Sampel

a. Populasi
Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian.[12] Berangkat dari pengertian tersebut, dapatlah dipahami bahwa populasi merupakan individu-individu atau kelompok atau keseluruhan subyek yang akan diteliti dalam suatu penelitian. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik MA Darul Ulum Waru Sidoarjo yang berjumlah 801 peserta didik. Terdiri dari kelas X sebanyak 8 kelas, Kelas XI 7sebanyak 7 kelas, dan kelas XII sebanyak 6 kelas.
b. Sampel
Sampel adalah sebagian dari populasi yang karakteristiknya hendak diteliti.[13] Sedangkan mengenai jumlah sampel yang akan diambil, maka peneliti mendasarkan kepada pendapat Suharsimi Arikunto yang menyatakan bahwa, "Apabila subyek penelitian kurang dari 100 orang, lebih baik diambil semuanya, sehingga penelitiannya adalah populasi." Akan tetapi, bila subyeknya lebih dari 100 orang, maka diperbolehkan untuk mengambil sampel 10% -15% dan 20% - 25% atau lebih.[14]
Pengambilan sampel ini dilakukan dengan sampel total, maka semua individu dalam populasi dijadikan sampel. Karena mengingat jumlah subyek yang diteliti lebih dari 100 orang, maka peneliti menggunkan penelitian sampel. Artinya yang menjadi obyek penelitian adalah sebagaian peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo yang berjumlah 100 peserta didik.Terdiri

Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data yang dikehendaki sesuai dengan permasalahan dalam skripsi ini, maka penulis menggunakan metode-metode sebagai berikut :
a. Metode Observasi
Metode Observasi adalah cara mendapatkan data melalui pengamatan dan pencatatan dengan sistematik fenomena-fenomena yang secara langsung ataupun tidak langsung.[15]
b. Metode Dokumentasi
Adalah metode untuk mencari data melalui benda-benda tertulis seperti buku, majalah, dokumen, peraturan, notulen rapat, catatan harian dan sebagainya.[16]
Untuk memperoleh data penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan mencatat dokumen-dokumen yang ada di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo.
c. Metode Angket (Kuisioner)
Metode angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui.[17]
Metode angket diberikan pada peserta didik digunakan untuk mencari informasi data tentang kedisiplinan peserta didik.
Pelaksanaan penelitian ini dengan membuat daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden disertai alternatif jawaban. Dan angket nantinya diajukan kepada peserta didik untuk memperoleh data di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo. Dalam penelitian ini menggunakan empat alternatif jawaban: "selalu", "sering", "kadang-kadang", "tidakpernah". Skor jawaban mempunyai nilai antara 1 sampai 4.

Teknik Analisis Data
Jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu data yang bersifat kuantitatif adalah Teknik Analisis Produk Momen yaitu ada tidaknya hubungan buku penghubung peserta didik terhadap kedisiplinan peserta didik di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo. Maka penulis menggunakan rumusan korelasi Product Moment sebagai berikut:
Keterangan :
: Koefisien korelasi antara X dan Y
: Jumlah perkalian X dan Y
: Jumlah nilai X
: Jumlah dari kuadrat X
: Jumlah nilai Y
: Jumlah dari kuadrat Y
N : Banyak data

Sedangkan untuk mengukur tinggi rendahnya atau besar kecilnya korelasi antara variabel x dan variabel y, maka penulis menggunakan korelasi yang diperoleh atau nilai ”r”. Hasil dari perhitungan akan dikonsultasikan ke table nilai “r” Product Moment dengan terlebih dahulu mencari derajat (df) dengan rumus: df = n-n.r

Jika harga r hitung lebih kecil dari “r” Product Moment, maka korelasi tersebut tidak signifikan, begitu pula sebaliknya, dalam memberikan interprestasi secara sederhana terhadap angka indeks korelasi “r” Product Moment (xy) pada umumnya digunakan sebagai berikut: ( Table I ).

Tabel I
Tabel Interpretasi

Besarnya r
0,00-0,20
0,20-0,40
0,40-0,70
0,70-0,90
0,90-1,00
Interpretasi
Sangat lemah atau rendah
Lemah atau rendah
Cukup
Kuat atau tinggi
Sangat kuat atau tinggi

[1] Dendy Sugiono, Kamus Besar Bahasa Indonesia, ( Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2008), 284
[2] Ibid, h. 1180
[3]A. Mursal Thohir, Kamus Ilmu Jiwa dan Pendidikan, (Bandung: PT. Al-Ma’arif, 1997), 147.
[4]Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2007), h. 8.
[5] Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif , (Yogyakarta : Rakesarasin, 1996), h. 2.
[6]Sugiyono, Statistik untuk Pendidikan, h.15.
[7]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2010)h. 129.
[8]Sumadi Suryabrata, Metode Penelitian (Jakarta: Rajawali, 1987), 93.
[9]Ibid, 93.
[10]Sumadi Suryabrata, Metodologi Penelitian (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1998), h. 72.
[11]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian (Jakarta: Rineka Cipta, 1998), h. 67
[12]Ibid, 115.
[13]Sugiyono, Statistik Untuk Penelitian (Bandung: Alfabeta, 2010), h. 61.
[14]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, h. 93.
[15]Sutrisno Hadi, Metodologi Research (Yogyakarta: Andi Offset, 1993) Jilid 2, h. 136.
[16]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, h.206.
[17]Ibid, 200.
PERHATIAN:Jika anda ingin bertanya atau bantuan bisa kontak kami
contact atau 089677337414 - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar
Close Disqus
Close Translate