Skip to main content

3 Aalasan Pondok Pesantren Sebagai Pendidikan Alternatif di Era Milenial

3 Aalasan Pondok Pesantren Sebagai Pendidikan Alternatif di Era Milenial

www.azid45.web.id - 3 Aalasan Pondok Pesantren Sebagai Pendidikan Alternatif di Era Milenial. Seiring perkembangan zaman, dunia ini semakin berkembang dan maju salah satunya adalah teknologi. Dengan kemajuan teknologi inilah yang menjadikan salah satu faktor munculnya revolusi industri dan era milenial. Ketergantungan manusia semakin kuat akan teknologi mulai dari disrupsi teknologi terutama dalam hal online shoping, dan kuliner dengan menggunakan Gojek dan Grab yang merajalela khususnya di Indonesia.

Selain memiliki keuntungan yang luar biasa dari perubahan zaman ini, ternyata juga memiliki dampak yang signifikan terhadap psikologi, sosiologi, dan pendidikan manusia terkhusus anak dan remaja. Dengan ketergantungan teknologi seperti Gedget dengan merk yang berbeda-beda seperti android, Os, dan Apple membuat anak dan remaja era ini menolak akan nilai-nilai sosial, psikologi yang minim akan perkembangan pola pikir dewasa, serta pendidikan yang asal-asalan dan malas-malasan.

Baca juga: Peranan Pondok Pesantren dalam Membangun Karakter Bangsa

Bagi orang tua memang perlu mengarahkan anak mereka menjadi kader bangsa yang militan umumnya dan kader keluarga yang memiliki karakter yang tanggu untuk masa depan dirinya serta lingkungan disekitarnya. Akan tetapi realita yang ada ternyata sebaliknya, jika dulu orang tua mendidik anak mereka dengan nilai-nilai sosial, pendidikan, dan menanamkan karakter maka sekarang kebanyakan anak  sudah di didik untuk memegang Gedget. Hal tersebut tidak lain bisa jadi sang orang tua sibuk dengan pekerjaannya sendiri yang akhirnya agar anaknya tidak rewel dan menangis mereka diberi mainan Gedget baik itu game maupun video youtube.

Bagi orang tua yang paham akan hal itu, agar anak mereka tidak terlena dengan era milenial serta revolusi industri yang juga memiliki dampak positif yang signifikan baik di bidang pendidikan, sosial, dan psikologi anak terutama karakter (menurut saya) maka perlu kita tanamkan ketiga hal tersebut mulai sejak dini. Jika masih kecil baiknya kita sebagai orang tua memberikan suri tauladan yang positif serta memberikan waktu untuk sang buah hati. Adapun di usia remaja ada sebuah alternatif untuk menanamkan kepribadian anak dengan menjadikan era milenial sebagai hal yang bermanfaat bukan hal yang mudharat yaitu dengan memondokkan di pondok pesantren.

Baca juga: Sejarah Pondok Pesanteren Tebu Ireng Jombang

Lantas mengapa harus pondok pesantren?. Setidaknya melalui pondok pesantren akan menanamkan 3 hal bagi anak, yaitu: pertama, pondok pesanteren akan memberikan pembekalan karakter, kedua, pondok pesanteren akan memberikan pendalaman nilai-nilai Agama, ketiga, menyelamatkan anak dari bahaya digitalisasi yang menjauhkan anak dari kehidupan sosilanya. Dari ketiga hal itu setidaknya yang akan anak dapatkan ketika di pondok pesanteren. Dengan pembekalan karakter tentunya akan menjadikan anak memiliki jiwa yang tangguh setidaknya memiliki nilai-nilai yang tertuang dalam PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) yang merupakan program pemerintah. Dengan penanaman nilai-nilai Agama akan memberikan anak terhadap kepatuhan atas sang pencspta, orang tua sebagai orang yang melahirkan dan ummat sebagai saudara. Dengan menanamkan sosial, anak akan lebih berani untuk berinterakasi di dunia nyata bukan hanya di dunia maya media sosial.

Demikainlah artikel ini, semoga bermanfaat. Amin.
PERHATIAN:Jika anda ingin bertanya atau bantuan bisa kontak kami
contact atau 089677337414 - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar
Close Disqus
Close Translate