Skip to main content

Al-Islam XI : Kisah Inspirasi Kebaikan Itu Menular?

Al-Islam XI : Kisah Inspirasi Kebaikan Itu Menular?
www.azid45.web.id - Al-Islam XI : Kisah Inspirasi Kebaikan Itu Menular?. Hasan seorang pemuda baik hati menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah ia alami. Suatu hari ia naik angkutan kota dari Sidoarjo menuju terminal Purabaya, Surabaya. Pengemudi angkot tersebut masih tergolong muda, setidaknya dalam angkot tersebut terdapat 6 penumpang, termasuk Hasan, dan masih ada 5 kursi yang belu terisi.

Ditengah jalan, beberapa angkot saling menyalip untuk berebut penumpang. Dalam perjalanan, terdapat kejadian aneh, dimana ada seorang ibu dengan tiga anaknya berdiri di tepi jalan. Setiap ada angkot yang berhenti dihadapannya, si ibu berbicara kepada supir angkot, lalu angkot tersebut melaju kembali tanpa ibu dan anaknya tersebut. Pemandangan itu terulang beberapa kali.

Ketika angkot yang Hasan tumpangi berhenti. Si ibu bertanya "Dik, lewat terminal Purabaya ya?" sopir muda itu menjawab "ya". Anehnya si ibu tidak segera naik. Dengan ragu si ibu bilang "tapi saya dan ke tiga anak saya tidak punya ongkos untuk biaya angkot?, sambil tersenyum, sopir itu menjawab "tak, apa-apa bu, naik saja. Ibu tersebut tampak ragu, akhirnya sopir muda itu mengulangi perkataannya "ayo bu, naik saja, gak apa-apa ..."

Melihat hal tersebut, sontak hati Hasan terpesona dengan kebaikan sopir muda tersebut. Di saat jam sibuk dan angkot lain saling berebut mencari penumpang akan tetapi sopir muda tersebut justru merelahkan empat kursi penumpangnya untuk si ibu dan anak-anaknya.

Ketika sampai di terminal Purabaya, si ibu dan ketiga anaknya itu turun. Si ibu tersebut kemudian mengucapkan terimakasih kepada sopir muda. Di belakang ibu itu, seorang penumpang pria paruh baya turun, lalu membayar dengan uang Rp. 20.000. Tat kala sopir mudah itu hendak memberi kembalian lantaran jasa angkot hanya Rp. 4.000, pria paruh baya tersebut bilang "tidak usah, uang itu untuk ongkos saya dan ibu serta anaknya tadi", "terus jadi orang baik ya, dik ...." lanjutnya.

Hari itu Hasan benar-benar dibuat kagum dengan kebaikan-kebaikan kecil yang ia lihat. Seorang ibu miskin yang jujur, sopir yang baik hati dan penumpang yang budiman. Mereka saling mendukung untuk kebaikan.

Source: kitab al-Islam Muhammadiyah PWM JATIM kelas XI, 2

Dari kisah tersebut, secara pribadi menyimpulkan bahwa sebuah kebaikan akan menumbuhkan kebaikan lain. Hal tersebut tentunya selaras dengan ayat al-Qur'an Surat al-Baqarah: 148 "berlomba-lombalah dalam kebaikan". Setiap kebaikan pula akan menjadikan diri kita memperoleh kebaikan dari orang lain. Orang yang melakukan kebaikan (seperti menginfakkan hartanya dijalan Allah) di ibaratkan oleh Allah SWT sepert satu bulir padi bisa tumbuh tujuh tangkai, dan setiap tangkai bisa tumbuh seratus bulir. Oleh karena itu, kita sebagai umat manusia, terutama umat Islam seharusnya saling berbuat baik kepada orang lain, baik itu membuang duri di jalan, membantu orang lain menyeberang jalan, dan lain sebagainya.

"Teruslah berbuat baik, niscaya Allah akan menolongmu pula"
PERHATIAN:Jika anda ingin bertanya atau bantuan bisa kontak kami
contact atau 089677337414 - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar
Close Disqus
Close Translate